Ayo Masuk UI

Fakultas Kesehatan Masyarakat

06/01/2011, by admin

Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKMUI) adalah salah satu dari 12 fakultas yang ada di Universitas Indonesia. Sebagai bagian dari Universitas Indonesia (UI) yang mempunyai visi sebagai Universitas Riset, FKMUI mempunyai visi sebagai pusat pendidikan dan penelitian di bidang keilmuan kesehatan masyarakat di Indonesia dan mempunyai peranan penting dalam perkembangan kesehatan masyarakat di Indonesia khususnya dan di tingkat regional maupun internasional pada umumnya.

Sebagai institusi pendidikan, FKMUI telah berperan sejak awal berdirinya tahun 1965 dalam menghasilkan lulusan Sarjana (S1), Magister (S2) maupun Doktor (S3) yang berkualitas dan unggul untuk memenuhi kebutuhan tenaga-tenaga di bidang kesehatan masyarakat baik dalam bidang pelayanan kesehatan, riset maupun pendidikan kesehatan masyarakat dengan mengembangkan metode pendidikan seperti case study, review literatur, praktik lapangan dan lain-lain. Juga peningkatan fasilitas-fasilitas penunjang akademik antara lain hotspot untuk koneksi internet, ujian mandiri dengan menggunakan komputer, laboratorium penunjang akademik, perpustakaan yang nyaman dan lain-lain.

Program Studi

FKMUI memiliki 3 (tiga) program studi, yaitu: program studi Sarjana (S1), Magister (S2) dan Doktor (S3).

Program Studi SARJANA
Mahasiswa program sarjana sekurang-kurangnya wajib mengambil 144 SKS dengan rincian 40% Mata Kuliah Wajib Universitas dan Fakultas dan 60% Mata Kuliah Wajib Peminatan dan Mata Kuliah Pilihan. Gelar kelulusan:

  1. Sarjana Kesehatan Masyarakat (SKM)
  2. Sarjana Ilmu Gizi (S.Gz)

Untuk program studi Sarjana, FKMUI membuka 2 jalur masuk, yaitu:

A. JALUR REGULER .

Peminatan Sarjana Kesehatan Masyarakat (SKM)

  1. Biostatistik (mampu merancang, mengelola dan menganalisis data di bidang kesehatan)
  2. Epidemiologi (mampu merancang, memantau dan menilai pelaksanaan program kesehatan dengan pendekatan kuantitatif serta mampu mengukur besaran masalah kesehatan setempat dan mencari hubunganya dengan faktor yang akan berguna dalam penanggulangannya)
  3. Informatika Kesehatan (mampu merancan, mengembangkan dan menganalisis sistem informasi kesehatan, serta menggunakan teknologi informasi yang tersedia)
  4. Kesehatan Lingkungan (mampu mengidentifikasi, mengukur, memetakan perjalanan pajanan mulai dari sumbernya hingga ke masyarakat, menganalisis dan melakukan pengendalian terhadap bahaya lingkungan fisik, kimia dan biologi dengan tujuan pencegahan dan perlindungan kesehatan masyarakat)
  5. Kesehatan Reproduksi (mampu menguasai siklus pemecahan masalah dengan efektif terhadap masalah-masalah kesehatan reproduksi, yang meliputi identifikasi, menyusun prioritas masalah, memilih masalah yang perlu diintervensi dan memilih metode intervensinya serta mampu mengelola suatu program kesehatan reproduksi dengan efisien dan efektif, yaitu merencanakan, melaksanakan, memantau dan mengevaluasi program kesehatan reproduksi
  6. Keselamatan dan Kesehatan Kerja (mampu menguasai dasar-dasar ilmiah, pengetahuan serta metodologi dalam bidang keahlian Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sehingga mampu melakukan pengelolaan bahaya dan risiko K3 baik dan merumuskan cara penyelesaian masalah K3 baik di institusi maupun pada masyarakat
  7. Manajemen Asuransi Kesehatan (mempunyai kemampuan dan keahlian dalam mengelola asuransi kesehatan baik dalam bentuk tradisional maupun managed care)
  8. Manajemen Informasi Kesehatan (mampu menguasai metode teknik pengelolaan informasi kesehatan dan sistem pelayanan manajemen informasi kesehatan)
  9. Manajemen Pelayanan Kesehatan (mampu merencanakan dan melaksanakan manajemen pelayanan program kesehatan dan dapat mengevaluasi program tersebut)
  10. Manajemen Rumah Sakit (mampu merencanakan dan melaksanakan manajemen rumah sakit serta dapat mengevaluasi program dan kegiatan manajerial rumah sakit)
  11. Promosi Kesehatan (mampu menganalisis, merencanakan, menerapkan dan mengevaluasi berbagai strategi pendidikan kesehatan serta memiliki pengetahuan dan ketrampilan yang memadai dalam menggunakan metode-metode ilmu perilaku dan pendidikan kesehatan, dalam upaya memecahkan masalah kesehatan)

Sarjana Ilmu Gizi (S.Gz)

Untuk dapat mengatasi masalah-masalah gizi kini dan akan datang, yang berarti juga meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia Indonesia yang masih terpuruk, diperlukan tenaga gizi yang mampu mengelola program gizi dan kesehatan baik di bidang institusi maupun masyarakat mulai dari perencanaan hingga evaluasi dengan dilandasi pemahaman teoritis yang kuat.

Mulai tahun akademik 2008/2009, Departemen Gizi Kesehatan Masyarakat FKMUI membuka Program Studi SARJANA GIZI. Program ini sudah mendapat persetujuan pembukaan dari MWA UI dengan surat No. 191/MWA-UI/2007

B. JALUR EKSTENSI (Lulusan Diploma III)
Bagi calon peserta yang telah memiliki ijazah Diploma III baik di bidang kesehatan maupun non kesehatan dapat melanjutkan pendidikan tingkat sarjana di FKMUI. Kami menyediakan berbagai peminatan dengan berbagai pilihan kelas sehingga memberi keleluasaan peserta untuk memilih peminatan maupun kelas.

Struktur kurikulum jalur Ekstensi:
Jumlah kredit minimal yang harus diambil oleh mahasiswa program sarjana jalur ekstensi ditentukan oleh jumlah SKS mata kuliah yang dapat disetarakan/tidak perlu diambil berdasarkan materi perkuliahan pada transkrip Diploma masing-masing mahasiswa.

Peminatan jalur ekstensi:

  1. Biostatistik (kelas pagi dan sore)
  2. Epidemiologi (kelas pagi dan sore)
  3. Informatika Kesehatan (kelas pagi dan sore)
  4. Kesehatan Lingkungan (kelas pagi dan sore)
  5. Kesehatan Reproduksi (kelas pagi dan khusus*)
  6. Keselamatan dan Kesehatan Kerja (kelas khusus*)
  7. Manajemen Asuransi Kesehatan (kelas sore)
  8. Manajemen Informasi Kesehatan (kelas pagi dan sore)
  9. Manajemen Pelayanan Kesehatan (kelas pagi dan sore)
  10. Manajemen Rumah Sakit (kelas khusus*)
  11. Promosi Kesehatan (kelas pagi, sore dan khusus*)
  12. Gizi Kesmas (mempunyai keterampilan khusus di bidang gizi untuk menanggulangi masalah gizi ganda yaitu Overnutrition (gizi lebih) versus Undernutrition (gizi kurang) dan mampu mengelola program gizi baik di bidang gizi institusi maupun gizi kesehatan masyarakat mulai dari perencanaan sampai dengan evaluasi dengan dilandasi pengetahuan teoritis dan konseptual yang memadai) (kelas pagi, sore dan khusus*)

Program MAGISTER

Kelanjutan studi bagi mereka yang telah meraih gelar sarjana, FKMUI menyediakan 4 program studi jenjang Magister dan 1 program kelas internasional.

A. PROGRAM STUDI ILMU KESEHATAN MASYARAKAT (Gelar MKM)

Program ini dirancang dengan tujuan meningkatkan profesionalisme para peserta sehingga mempunyai kemampuan yang tinggi dalam bidang kesehatan masyarakat, baik sebagai manajer, administrato, pendidik maupun peneliti di lembaga pemerintahan maupun swasta.

Kekhususan pada PS IKM:

  1. Asuransi Kesehatan (kekhususan asuransi kesehatan menawarkan kemampuan memahami dasar dasar asuransi kesehatan dan melakukan analisis masalah manajemen dan kebijakan asuransi kesehatan komersil dan sosial. Kelas akan dibuka apabila terdapat mininum 10 peserta)
  2. Biostatistika (mahasiswa yg mengambil kekhususan biostatistika akan diberikan bekal pengetahuan Probabilitas dan Biostatistika Inferens sebagai kemampuan dasar dalam menyusun metodologi dan strategi analisis data penelitian. Kemudian berbagai teknik dan strategi pemanfaatan biostatistika dalam penelitian kesehatan juga diberikan untuk memberikan kemampuan dalam aplikasi metode biostatistika)
  3. Ekonomi Kesehatan (mata kuliah yg ditawarkan mencerminkan jawaban atas fenomena yang terus berkembang saat ini yakni globalisasi dan kompetisi. Oleh karenanya prinsip ekonomi dan manajemen telah dan akan terus menerus diadopsi untuk diterapkan dalam mempromosikan dan memasyarakatkan sektor kesehatan. Mahasiswa yg mengambil kekhususan ekonomi kesehatan diharapkan cakap dalam mengidentifikasi dan memecahkan permasalahan manajerial sesuai dengan keadaan dan tujuan yang hendak dicapai. Selain itu, peminat diharapkan mampu merencanakan dan mengevaluasi program pelayanan dan bisnis kesehatan dengan memperhatikan perubahan dan pembaruan yang relevan. Kelas akan dibuka apabila terdapat minimum 10 mahasiswa)
  4. Epidemiologi Kesehatan Lingkungan (mahasiswa yg mengambil kekhususan ini akan mampu melakukan identifikasi dan mengukur agen lingkungan; melakukan analisis alur perjalanan pajanan mulai dari sumbernya hingga pada masyarakat; dan mengembangkan strategi pengendalian untuk pencegahan dan perlindungan kesehatan masyarakat).
  5. Farmako Ekonomi (mahasiswa yg mengambil kekhususan Farmako Ekonomi akan mampu melakukan analisis ekonomi obat dan sistem pengobatan, memberikan masukan pada penyusunan kebijakan obat serta mendesain formularium obat rumah sakit) kelas akan dibuka apabila terdapat minimun 10 mahasiswa
  6. Gizi Kesehatan Masyarakat (mahasiswa yg mengambil kekhususan Gizi diharapkan mempunyai ketrampilan khusus dibidang gizi untuk menanggulangi masalah gizi ganda yaitu Overnutrition (gizi lebih) versus Undernutrition (gizi kurang). Selain itu mereka akan mempunyai kemampuan untuk merencanakan dan mengevaluasi program gizi baik di bidang gizi institusi maupun gizi kesehatan masyarakat.
  7. Kebijakan & Hukum Kesehatan Masyarakat (mahasiswa yg mengambil kekhususan ini akan mampu menganalisis aspek hukum dari kebijakan kesehatan, mengimplementasikan segi hukum dari kebijakan kesehatan serta mendesain peraturan dan kebijakan kesehatan) kelas akan dibuka apabila terdapat minimun 10 mahasiswa
  8. Informatika Kesehatan (mahasiswa yg mengambil kekhususan informasi kesehatan sebagai solusi/transformasi menuju sistem informasi kesehatan masyarakat yang stabil dan menghasilkan informasi akurat dan muthakhir)
  9. Kebijakan dan Hukum Kesehatan Masyarakat (mahasiswa yg mengambil kekhususan ini akan mampu menganalisis aspek hukum dari kebijakan kesehatan, mengimplementasikan segi hukum dari kebijakan kesehatan, serta mendesain peraturan dan kebijakan kesehatan)
  10. Kesehatan Lingkungan (mahasiswa yg mengambil kekhususan ini akan mampu melakukan identifikasi dan mengukur agen lingkungan, melakukan analisis alur perjalanan pajanan mulai dari sumbernya hingga pada masyarakat; dan mengembangkan strategi pengendalian untuk pencegahan dan perlindungan kesehatan masyarakat)
  11. Kesehatan Reproduksi
  12. Manajemen Pelayanan Kesehatan (mahasiswa yang mengambil kekhususan ini akan mampu mengidentifikasi dan memecahkan permasalahan manajerial sesuai dengan keadaan dan tujuan yang hendak dicapai)
  13. Mutu Layanan Kesehatan
  14. Promosi Kesehatan (mahasiswa yang mengambil kekhususan ini akan mampu menganalisis, merencanakan, menerapkan dan mengevaluasi berbagai strategi, metode dan teknik promosi kesehatan untuk meningkatkan dan memelihara derajat kesehatan masyarakat, yang mencakup advokasi bidang kesehatan masyarakat, pengembangan kapasitas sumber daya manusia dan organisasi, pengembangan dan pemanfaatan media di bidang kesehatan masyarakat, pengembangan jejaring dan kemitraan serta pemberdayaan masyarakat.
  15. Manajemen Kesehatan Daerah (dibuka atas permintaan dan pengaturan khusus)

B. PROGRAM STUDI EPIDEMIOLOGI (Gelar M.Epid)

Program ini bertujuan agar peserta didik mempunyai kemampuan untuk menerapkan prinsip dan metode epidemiologi, untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas metode klinik kedokteran dan metode pelayanan kesehatan komunitas atau program-program kesehatan masyarakat lain.

Program Studi Epidemiologi mempunyai 3 kekhususan:

  1. Epidemiologi Komunitas. Program ini secara khusus mempelajari upaya-upaya untuk memecahkan berbagai masalah kesehatan melalui progra-program kesehatan masyarakat yang mencakup lima tingkat pencegahan
  2. Epidemiologi Klinik. Program ini secara khusus mempelajari metode diagnostik, pengobatan, prognostik dan etiologi dalam rangka meningkatkan pelayanan medis.
  3. Epidemiologi Terapan (FETP/Field Epidemiology Training Program). Program ini secara khusus mempelajari aplikasi epidemiologi dalam program kesehatan masyarakat yang antara lain meliputi investigasi wabah, surveillan dan skrining. Peserta didik juga akan melaksanakan kegiatan Praktik Lapangan sebanyak 4x selama masa pendidikan (1 satu kali kegiatan per semester)

C. PROGRAM STUDI KAJIAN ADMINISTRASI RUMAH SAKIT (Gelar MARS)

Program studi Kajian Administrasi Rumah Sakit mendasarkan kurikulum pada falsafah ilmu administasi/manajemen dan kebijakan kesehatan dengan tujuan agar peserta program mempunyai wawasan, pengetahuan, ketrampilan, perilaku dan etika pengelolaan rumah sakit yang berfokus pada pendekatan sosio-ekonomik, manajemen strategis (top level management) dan perkembangan teknologi mutakhir perumasakitan.

Tingkat kompetensi keilmuan yang akan dimiliki, disamping untuk mengatasi problematika kegiatan di RS, juga dapat diterapkan pada bidang institusi berbasis kesehatan lain dan institusi yang tidak berbasis kesehatan/RS, sehingga seluruh bidang keilmuan strata 1 dapat ikut dalam program ini.

D. PROGRAM STUDI KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (Gelar MKKK)

Kebutuhan akan keselamatan dan kesehatan kerja di masyarakat semakin meningkat sebagai dampak dari globalisasi dan perdangangan bebas. Keberadaan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) akan menjamin perkembangan investasi industri di Indonesia. Dalam menghadapi tantangan dan kebutuhan tadi FKMUI membuka Program Magister K3 yang bertujuan membantu mahasiswa dalam menganalisis, memahami permasalahan di bidang K3 sehingga dapat melakukan fasilitasi program K3 dan dapat berkembang sesuai kebutuhan.

E. Program Internasional Dual Master Degree (Gelar MKM dan MHM)

Bekerjasama dengan Griffith University, Australia, FKMUI membuka kelas Internasional dua gelar dalam 4 semester Course Work dan Field Work. Dengan bahasa inggris sebagai pengantar, semester 1 dan 2 mahasiswa belajar di UI dan semester 3 dan 4 mahasiswa belajar di Griffith University, Australia. Lulusan program ini bergelar MKM dari UI dan Master of Health Management dari GU setelah menulis tesis berbasis data field work yang dilakukan di Indonesia pada akhir semester II. Untuk tahap awal tersedia dua kekhususan yaitu Manajemen Kesehatan Daerah (Regional Health Management) dan Environmental Health Epidemiology and Risk Management.

Program Studi DOKTOR

Mahasiswa Program Doktor yang berasal dari lulusan Magister sekurang-kurangnya wajib mengambil 50 SKS dengan rincian Mata Kuliah Wajib Fakultas 12 SKS, Disertasi 28 SKS dan selebihnya Mata Kuliah Pilihan sesuai arah kompetensi disertasinya dan bimbingan dari pembimbing akademiknya.

Program studi Doktor di FKMUI:

  1. Doktor Ilmu Kesehatan Masyarakat (Dirancang untuk menghasilkan lulusan yang mempunyai kompetensi tinggi sebagai profesional kesehatan masyarakat, sebagai manajer/administrator, peneliti, pendidik dan konsultan dalam kekhususan dalam ilmu kesehatan masyarakat untuk tingkat nasional maupun internasional)
  2. Doktor Ilmu Epidemiologi. Program Doktor Ilmu Epidemiologi terdiri atas dua peminatan, yaitu:
  • Peminatan Epidemiologi Klinik. Program ini dirancang untuk menghasilkan lulusan yang mempunyai kompetensi tinggi di bidang epidemiologi dan mampu menerapkanya dalam: Penelitian etiologi, diagnosis, prognosis dan tata laksana penderita penyakit; mengembangkan metode, prosedur dan instrumen pengambilan keputusan klinis yang efektif dan efisien; mengembangkan model/indikator pelayanan medis yang berkualitas; dan berkontribusi terhadap pengembangan ilmu kedokteran klinik melalui pendekatan epidemiologi.
  • Peminatan Epidemiologi Komunitas. Program ini dirancang untuk menghasilkan lulusan yang mempunyai kompetensi tinggi di bidang epidemiologi dan mampu menerapkanya dalam: Penelitian determinan/etiologi, diagnosis, dampak dan intervensi masalah kesehatan masyarakat; mengembangkan metode, prosedur dan instrumen pengambilan keputusan kesehatan masyarakat yang efesien dan efektif; mengembangkan metode dan indikator penilaian masalah kesehatan masyarakat; berkontribusi terhadap pengembangan ilmu epidemiologi dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat; dan mengembangkan sistem pemantauan dan evaluasi program kesehatan masyarakat melalui surveilans kesehatan masyarakat yang berkualitas.

FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT

Kampus UI Depok
Jawa Barat 16424
Tel : (021) 786 4975, 786 4976, 786 4979
Fax. : (021) 786 3472, 786 4975
Email : fkmui@ui.ac.id
Website : http://www.fkm.ui.ac.id

GURU BESAR

1. Prof. Dr. dr. Adik Wibowo, MPH
2. Prof. dr. Ascobat Gani, MPH, DrPH
3. Prof. dr. Amal Chalik Sjaaf, SKM, DrPH
4. Prof. dr. Hasbullah Thabrany, MPH, DrPH
5. Prof. dr. Purnawan Junadi, MPH, Ph.D
6. Prof. dr. Budi Utomo, MPH, Ph.D
7. Prof. Dr. dr. Bambang Sutrisna, MHSc
8. Prof. dr. Nuning Maria Kiptiyah, MPH, DrPH
9. Prof. Dr. Dr. Sudarto Ronoatmodjo, SKM, MSc
10. Prof. Dr. Dr. Nasrin Kodim, MPH
11. Prof. dr. Umar Fahmi Ahmadi, MPH, Ph.D
12. Prof. dr. Haryoto Kusnoputranto, SKM, Dr.PH
13. Prof. dr. Hadi Pratomo, MPH, Dr.PH
14. Prof. Dr. dr. Sudijanto Kamso, SKM
15. Prof. Dr. dr. Kusharisupeni, MSc
16. Prof. Dr. dr. I Made Djaja, SKM, MSc

Guru Besar Emeritus : Prof. dr. Does Sampoerno, MPH
Guru Besar Penugasan Kembali : Prof. Dr. dra. Sudarti, SKM, MA dan Prof. Drs. Soekidjo Notoatmodjo, SKM, M.COmmH

PIMPINAN FAKULTAS

Dekan : Bambang Wispriyono, PhD
Wakil Dekan : Dr. Dian Ayubi, SKM, MQIH
Sekretaris Fakultas : Ede Surya Darmawan, SKM, MDM
Manajer Pendidikan dan Riset : Dr. Ratu Ayu Dewi Sartika, dra, MSc
Manajer Ventura dan Keuangan : Drg. Wahyu Sulistiadi, MARS
Manajer Umum : Dr. Ririn Arminsih, drg, MKes

 

LEMBAGA dan PUSAT KAJIAN
1. Pusat Penelitian Kesehatan (PPK) (021 – 7270154)
2. Pusat Penelitian Keluarga Sejahtera (PUSKA) (021 – 7270014, 786 4442)
3. Pusat Kajian Administrasi Kebijakan Kesehatan (CHAMPS) (021 – 786 7370)
4. Pusat Kajian Biostatistika dan Informatika Kesehatan (PKBIK) (021 – 70245041)
5. Pusat Kajian Gizi dan Kesehatan (PKGK) (021 – 786 3501)
6. Pusat Kajian Kebijakan dan Ekonomi Kesehatan (PKEKK) (021 – 787 5576)
7. Pusat Kajian Kesehatan Lingkungan dan Industri (PKKLI) (021 – 786 3489)
8. Pusat Kajian dan Terapan K3 (PKTK3) (021 – 7884 9037)
9. Pusat Kajian Positive Defiance/Positive Defiance Resources Center (021 – 786 3501)
10. Pusat Riset Epidemiologi dan Surveilens (PRES) (021 – 786 3474)
11. Pusat Riset Kesehatan untuk Krisis dan Bencana (HRCCD) (021 – 78849031)
12. Pusat Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat (P3M) (021 – 7024 2739)
13. Unit Riset dan Pengabdian Masyarakat (URPM) (021 – 7049 4828)
14. Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat (021 – 78849035)