Ayo Masuk UI

Fakultas Kedokteran Gigi

06/01/2011, by admin

Hijau-Putih, hijau untuk kesehatan dan putih untuk seni budaya. Ini menandakan bahwa FKG merupakan fakultas kedokteran yang berseni, kedokteran gigi. Mengapa? Menjadi seorang dokter gigi memerlukan keterampilan, bekerja pada detail, karena gigi sangat kecil dan berada kokoh dalam rahang yang terbuka terbatas.

FKG merupakan program S1 Reguler terletak di Salemba, Jakarta Pusat. dengan masa kuliahnya terbagi dalam masa preklinik dan klinik. Masa preklinik ditempuh selama 3.5 tahun, 144 sks, membuat sebuah karya ilmiah sebagai persyaratan kelulusan, dan menjadi seorang SKG, Sarjana Kedokteran Gigi. Masa klinik, dicapai ±1.5 tahun, 26 sks, merupakan masa dimana menerapkan semua hal yang telah dipelajari sebelumnya, teori dan praktik, langsung dalam mengangani pasien, untuk lulus menjadi seorang dokter gigi.

Departemen yang ada di FKG, diantaranya Public Health, Konservasi, Radiologi, Prostodonsia, Pedodonsia, Periodonsia, Dental Material, Bedah Mulut, Ortodonsia, Oral Medicine, dan Oral Biology. Departemen ini membentuk suatu matakulian yang terintegrasi. Departemen ini terdiri dari dosen-dosen spesialis dan professor yang professional.

Masa kuliah preklinik terdiri dari metode belajar PBL (Problem Based Leraning) yang terdiri dari 2 kali pertemuan diskusi, pleno, dan praktikum. Karena sistem PBL ini, dimana mencari sumber bahan pemblejaran sesuai leraning issue di luar pertemuan (sebagai pekerjaan rumah) dan kemudian mempresentasikan dan mendiskusikan bahan ini pada pertemuan diskusi lainnya, menyebabkan terdapat banyak waktu luang di kampus. Waktu luang ini dimanfaatkan mahasiswanya untuk mencari bahan di perpustakaan, belajar bersama, ataupun menjadi seorang mahasiswa aktif. Untuk praktikum, setiap mahasiswanya dianjurkan untuk memiliki toolbox sendiri yang berisi alat-alat kedokteran gigi untuk perlengkapan praktikum.

Menjadi seorang mahasiwa aktif dengan mengikuti berbagai kepanitiaan dan organisasi. Kegiataan kepanitiaan di FKG sangat banyak yang dapat diikuti seluruh angkatan. Kepanitiaan ini ada kepanitiaan lepas dan yang merupakan tender angkatan. Organisasi tersiri dari BPM (Badan Perwakilan Mahasiswa), BEM (badan Eksekutif Mahasiswa), BPI (Badan Pengkajian Islam), PO (Protestan), dan KUKSA (Katolik). Dengan mengikuti berbagai kegiatan kepanitiaan dan organisasi, menambah pengalaman kita dan lebih banyak mengenal senior. Namun, tidak perlu khawatir kuliah di FKG, karena ada kakak-kakak senior yang dengan senang hati siap membantu menjawab pertanyaan, berbagi pengalaman, dan tempat untuk meminjam.

Masa klinik ditempuh dengan memenuhi requirements, maksudnya untuk mencari dan merawat pasien yang sesuai dengan requirement tersebut, karena requirements itulah yang merupakan kompetensi seorang dokter gigi.

Prospek kedepannya tentu menjadi seorang dokter gigi lulusan UI, yang siap bekerja dimanapun dengan hati yang tidak terpaku akan materi. Entah akan menjadi PNS dan siap mengabdi di puskesmas dan rumah sakit milik pemerintah, memiliki klinik praktik sendiri atau bersama, bekerja di klinik atau rumah sakit swasta, ataupun menjadi dosen atau peneliti yang terus berkembang. Setelah menjadi dokter gigi, kita dapat terus berkembang dengan mengambil S2 ataupun Spesialisasi. Spesialisasi dokter gigi dalam berbagai bidang, diantaranya Konservasi, Radiologi, Prostodonsia, Pedodonsia, Periodonsia, Dental Material, Bedah Mulut, Ortodonsia, dan Oral Medicine.

Ayo hidup sehat, dimulai dari kesehatan mulut sendiri, dan kemudian menjadi seorang dokter gigi untuk Indonesia! :)